Berbeda

By lieswa - 22.56

Beberapa orang bilang saya ini rumit.
Banyak memikirkan hal-hal yang terkadang orang lain tidak habis pikir.
Ini dipikir.
Itu dipikir.
Onoh juga dipikir.
Kenapa begitu?
Mbok ya yang selow aja gitu.
Begitu katanya mereka.

Padahal.
Padahal nih ya, mereka nggak tau aja saat saya termenung bisa jadi mereka adalah salah satu alasan yang ada di otak saya.
Bagaimana saya menyampaikan sesuatu tanpa menyakiti lawan bicara saya.
Nah, mau ngomong aja dipikir kan.

Tak jarang juga kebenaran yang ingin tersampaikan menjadi diremehkan hanya karena saya tidak tegas dalam menyampaikannya.
Banyak mikir sih, nah.

Kadang saya juga mikir, *nah mikir lagi kan.
Kok bisa ya orang ngomooong gitu aja tanpa disaring dulu.
Tegas sih tapi nyakitin.
Nggak kebanyakan mikir sih, tapi kuk jadi terkesan cuek dan tidak peduli ya.

Sudut pandang setiap orang berbeda.
Dan justru bukan itu masalahnya.
Masalahnya adalah bagaimana kita mengelola diri kita untuk menerima dan memahami bahwa kehadiran kita bukan untuk diakui dan diapresiasi, namun kehadiran kita adalah untuk memberi banyak manfaat meski tak pernah disadari.

Bukan lagi tentang mengapa aku berbeda.
Tapi ini semua tentang bagaimana aku sadar bahwa aku berbeda sehingga aku bisa lebih memahami orang lain.

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar