Jelantah
By lieswa - 15.32
Ada yang sudah mengurangi penggunaan minyak?
Keren banget, saya acungi 2 jempol buat Anda, hebatt..
Di rumah saya belum bisa.
Karena masih harus masak buat buanyak orang yang berbeda :')
Ngegoreng kerupuk, tahu, tempe, tentunya minyak yang digunakan juga lumayan banyak.
Terlebih ada beberapa orang yang kalo makan tanpa kerupuk serasa ada yang kurang.
Minyak jelantah dalam jumlah banyak biasa diapain?
Paling mudah dijual ke bapak tukang rosok.
Kalo di buang langsung ke tanah? Atau ke wastafel? Hmm, belum pernah ngerasain wastafel mampet nih pasti :D
Bukan, lebih parah dari itu, jelantah akan mencemari tanah dan perairan, big big no.
Memang, skala rumah tangga tak akan memberi dampak signifikan.
Nggak apa-apa sih, toh cuma sedikit.
Namun, pembangunan kesadaran dan masalah pembiasaanlah yang jadi titik utamanya.
Semua hanya tentang kuantiti dan waktu kan :)
Nah daripada dibuang begitu saja, akan lebih bermanfaat jika bisa kita daur ulang.
Bagaimana jika kali ini kita membuat sabun?
Sabun bisa digunakan untuk mencuci serbet bekas buat ngelap minyak yang tumpah di dapur, muter lagi deh :D
Baik berikut yang perlu disiapkan:
Safety first:
Membuat larutan NaOH akan menimbulkan efek samping berupa panas, gatal jika terkena kulit, dan uap yang jika terkena mata atau terhirup akan berbahaya, untuk itu akan lebih baik jika melengkapi diri dengan:
1. Handscoon
2. Masker
3. Kacamata (lebih baik)
Alat:
1. Wadah non aluminium
2. Pengaduk non aluminium
3. Hand mixer
4. Cetakan
Bahan:
1. Minyak jelantah 1.000 gr
2. NaOH (bisa menggunakan soda api yang dibeli di toko bahan bangunan) 150 gr
3. Air 400 gr
4. Fragance (opsional)
5. Karak (nasi kering) / arang kayu (opsional)
Cara membuat:
1. Saring minyak jelantah, rendam dalam karak nasi atau arang untuk mengurangi pengotor. *step ini boleh diskip jika tidak masalah dengan tampilan sabun yang kurang bersih.
2. Larutkan NaOH ke dalam air, jangan kebalik jika tidak mau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan :D , aduk perlahan hingga NaOH larut dalam air, biarkan agar mendingin
3. Sedikit panaskan minyak jelantah hingga suhu sama dengan larutan NaOH, ini akan memudahkan terjadinya reaksi. *minyak tidak dipanaskanpun tidak mengapa
4. Aduk dengan mixer hingga agak mengental.
5. Tambahkan beberapa tetes fragance jika ingin wangi tertentu.
6. Aduk dengan spatula, dan siap dituang kecetakan.
7. Tunggu 24 jam hingga cetakan mengeras, keluarkan dari cetakan
8. Angin-anginkan hingga sekitar 4 minggu hingga sabun dapat digunakan
Oh iya resep di atas minyak jelantah dapat disubstitusi dengan minyak kelapa.
Fungsi penambahan minyak kelapa untuk menambah kekerasan juga memberi efek berbusa.
Semakin banyak minyak kelapa akan semakin keras dan berbusa.
Sebagai contoh, Anda bisa mengganti minyak menjadi 800 minyak jelantah + 200 minyak kelapa
Selamat berkreasi ya :)
Oh iya lagi, pengen sabun minyak jelantah ini bisa buat sabun cuci piring?
Tinggal ganti aja NaOH dengan KOH, resep selanjutnya yaa. nantikaan ^^


0 komentar